FYI

Waspada, 3 Alat Ini Justru Berpotensi Merusak Bodi Mobil!

111views

Tanpa banyak yang menyadari, beberapa peralatan yang bersinggungan langsung dengan cat dan berfungsi untuk membantu dalam memelihara kualitasnya, malah berpotensi meninggalkan celaka pada permukaan bodi mobil. Seperti timbulnya baret halus atau timbulnya jamur dan kerak di beberapa bagian.

Efeknya, selain bodi mobil tidak sedap dipandang, lama kelamaan kualitas kilau dari cat pun akan menurun. Oleh karena itu, Anda harus waspada dan pintar dalam menyikapi penggunaan perangkat sesuai kebutuhan dan kegunaannya.

1. Sponge.

Ada dua jenis sponge yang beredar dipasaran yaitu halus dan kasar. Namun banyak dari kita yang tidak menyadarinya sehingga sponge dengan permukaan kasar tetap digunakan untuk membersihkan bodi mobil. Akibatnya akan timbul baret halus. Lebih parahnya lagi, sponge kasar berpotensi mengendapkan butiran kotoran atau pasir pada celah permukaannya akibat material yang digunakan.

Sebagai rujukan dalam memilih sponge yang baik dan bagus untuk bodi mobil, bisa dilakukan dengan mengujinya dalam keadaan basah. Caranya, gosokkan sponge yang masih basah tadi ke lengan tangan. Kalau terasa halus, maka produk itu aman untuk bodi mobil.

 

2. Kemoceng.

Debu yang menempel di bodi mobil memang bisa dihilangkan menggunakan kemoceng. Namun  pengaplikasian yang salah malah menimbulkan noda pada cat mobil. Maksudnya, kemoceng bisa digunakan asal debu yang menempel di permukaan bodi mobil tidak tebal. Jika debu itu termasuk tebal, lebih baik mobil di cuci dan jangan gunakan kemoceng.

 

3. Cover Mobil.

Khusus bagi yang sering memarkirkan mobil di area terbuka, cover mobil sering dimanfaatkan sebagai media pelindung cat, khusus setelah mobil selesai di cuci. Langkah ini malah merugikan karena bodi yang masih lembab dan langsung di tutup, berpotensi menimbulkan jamur bahkan kerak dibeberapa bagian mobil.  Bahkan ukuran cover yang tidak sesuai dengan ukuran mobil, bisa mengakibatkan timbulnya baret halus pada bodi mobil.

Solusinya, pastikan bahwa bodi mobil benar-benar kering sebelum ditutupi cover. Pastikan pula tidak ada sisa air yang masih menggenang diselipan pintu atau celah kecil pada bodi mobil. Lalu, gunakan cover sesuai ukuran mobil

Leave a Response

admin
content manager