FYI

3 Cara Ini Bisa Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kabin Mobil

47views

Kabin atau interior adalah sektor yang paling bersentuhan dengan Anda ketika beraktivitas dengan mobil. Nyaman atau tidaknya sebuah mobil, sedikit banyak juga dipengaruhi kondisi kabin. Baik soal tampilan, kebersihan, sampai kesegarannya.

Maka dengan jalan melakukan perawatan rutin, sekurangnya kita sudah menaikkan level kenyamanan berkendara. Paling tidak, tak lagi tersiksa karena udara di kabin bersirkulasi dengan baik, mengurangi bakteri, dan bau tak sedap yang menyiksa sepanjang perjalanan.

Setidaknya ada beberapa tips untuk menanggulangi bau tak sedap di kabin mobil. Yang pertama adalah pakai bubuk kopi. Caranya adalah ditempatkan dalam wadah gelas plastik, lantas diletakkan di cup holder. Cara ini sangat ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap, karena sifat aroma kopi yang akan membuat udara menjadi netral.

Tips kedua adalah menggunakan perangkat Ion Plasmacluster portable yang banyak dijual di toko-toko aksesori mobil. Alat alat ini berfungsi untuk mempercepat pemurnian udara di ruang tertutup.

Cara kerja Ion Plasmacluster adalah mengikat unsur oksigen dan air di udara, kemudian mengubahnya menjadi ion positif dan ion negatif pada sebuah ion generator. Ion tersebut yang akan mengikat mikro organisme, debu serta polutan, menjadi senyawa Hidroskil dan menarik unsur Hidrogen di udara.

Penggabungan kedua senyawa dan unsur tersebut, kembali membentuk unsur air. Dengan begitu, kondisi kabin jadi lebih segar. Oh ya, untuk beberapa mobil keluaran terbaru, Ion Plasmacluster sudah jadi bagian dari fitur standar mobil.

Tips ketiga untuk menghilangkan bau tak sedap di kabin adalah proses fogging. Proses pengasapan kabin ini dilakukan dengan bantuan cairan kimia khusus, yang didesain untuk interior mobil. Sudah banyak bengkel umum yang menyediakan jasa ini.

Fogging biasanya dilakukan setelah flushing AC. Fungsinya untuk melenyapkan bakteri, kuman, jamur, dan tentu saja bau tak sedap. Fogging adalah sebuah treatment khusus menggunakan uap air panas (suhu di atas 140o celcius) yang dicampur dengan ramuan pembersih.

Uap tersebutlah yang disemprotkan alat fogger ke dalam kabin, dengan catatan kondisi kabin dalam kondisi tertutup rapat dan sistem A/C dalam kondisi normal, agar proses fogging bisa maksimal.

admin
content manager